BAB 1
JADI PENGUSAHA MANDIRI
Jadi
Pengusaha mandiRI (JAPRI), sebuah program dibawah inisiatif KUNCI, membekali
wirausaha muda dengan pelatihan kewirausahaan, bantuan dana usaha, dan
menghubungkan mereka dengan lembaga yang dapat membantu mereka untuk memulai
dan mengembangkan bisnis serta memberiksn mereka berbagai motivasi untuk
percaya diri dalam memulai bisnis. Program JAPRI menyasar anak muda usia 18-30
tahun agar berani memulai membangun usaha sehingga mampu memilki usaha sendiri
serta membiayai kebutuhan hidup secara mandiri.
Tujuan Program JAPRI
:
1.
Menggerakkan
kemauan dan minat berwirausaha untuk berani mengambil resiko di kalangan anak
muda kurang mampu dengan dukungan keluarga dan masyarakat.
2.
Memfsilitasi
anak muda kurang mampuyang memilki potensi berwirausaha dengan pengetahuan dan
keterampilan untuk memulai dan mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan
pasar.
3. Memberikan
dukungan yang berkelanjutan bagi peserta program, termasuk pembinaan,
pendampingan, modal awal usaha, serta hubungan dengan komunitas usaha.
Karakter
Pengusaha Sukses:
1. Dapat
mengelola keuangan dengan benar
Bisnis
anda mungkin akan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan keuntungan. Ketika
anda sedang berjuang untuk meraih sukses finansial, anda harus menggunakan uang
anda secara ketat. Ingatlah bahwa modal anda terbatas. Dan anda harus
memastikan bahwa setiap sen anda gunakan dengan bijaksana. Kelola pengeluaran
anda dan anggaran yang anda alokasikan. Pengelolaan uang yang tepat akan
membantu mencegah kesalahan keuangan serta memastikan anda tetap bijaksana
dalam mengatur setiap keuntungan yang anda dapatkan.
2. Perencanaan
ke depan
Membuat
perencanaan bisnis akan membantu anda mempertahankan daftar tujuan dan prestasi
yang ingin anda raih. Dengan bantuan dari perencanaan bisnis yang tepat,
anda dapat dengan mudah
3. Belajar
untuk beradaptasi dan fleksibel
Ketika
anda dengan keras kepala bekerja keras untuk mencapai sesuatu, kurangnya
fleksibilitas akan menghambat anda dalam jangka panjang. Pengusaha sukses
perlu belajar bagaimana cara beradaptasi dan fleksibel dengan tren pasar saat
ini.
4. Berani
mengambil resiko
Pengusaha
sukses tahu kapan waktu yang tepat untuk mengambil risiko dan risiko apa yang
melibatkan dirinya. Tanyakan pada diri sendiri, apakah risiko ini layak
untuk saya hadapi.
5. Kenali
pelanggan anda
Kenali
pelanggan anda secara pribadi adalah salah satu aspek yang paling kompetitif
agar anda dapat menawari klien anda dengan baik. Orang-orang akan selalu
mencari cara untuk membuat koneksi yang tepat. Dan jika anda dapat menyediakan
layanan ini, anda tidak hanya akan menonjol.
6. Tetap
terorganisir
Bisnis
yang terorganisir adalah kunci menuju kesuksesan. Keterampilan dalam
mengatur bisnis anda dengan tepat akan membuat anda dapat membersihkan
‘kekacauan’ yang tidak perlu. Catatlah tugas harian anda di satu
tempat, di kalender atau jurnal.
7. Menciptakan
hubungan melalui jaringan
Salah
satu aspek terbesar dari menjalankan bisnis adalah belajar bagaimana cara
membentuk sebuah jaringan. Bertemu orang-orang dan mengenal orang-orang di
komunitas anda. Menemukan mentor yang tepat dapat membantu anda meningkatkan
kualitas di dalam diri anda dan karena itulah anda berbisnis.
8. Lakukan
apa yang anda cintai
Ketika
anda bersemangat dalam menjalani bisnis,maka anda akan termotivasi untuk terus
bergerak maju demi mencapai tujuan anda. Ketika anda melakukan sesuatu
yang anda sukai, pekerjaan tidak akan tampak biasa. Bahkan, anda akan
menikmati pekerjaan anda hari demi hari.
9. Memahami
apa yang anda tawarkan
Salah
satu faktor umum di antara semua pengusaha adalah : Mereka mengetahui
produk mereka luar dalam. Selain itu, orang-orang sukses juga sangat akrab
dengan dinamika pasar. Tetap menyadari tren pasar, perubahan kebutuhan
pasar, gerakan pesaing anda, serta faktor-faktor eksternal lainnya akan
membantu anda tetap di sisi sukses.
10. Anda
harus selalu siap dan tahu kapan harus keluar
Poin
yang menegaskan pengusaha sukses adalah dengan mengetahui kapan harus keluar.
Serta bagaimana anda dapat belajar dan tumbuh dari pengalaman
itu. Beberapa pengusaha terkenal pernah mengalami kegagalan. Tetapi mereka
juga memiliki pandangan jauh ke depan serta ketenangan untuk mengetahui kapan
mereka harus memotong kerugian mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar