Kamis, 31 Desember 2020

Bauran Pemasaran (Penetapan Harga)

Nama : Laelatus Safariyah

Nim : 180321100112

Kelas : Manajemen Pemasaran C

            Bauran Pemasaran (Penetapan Harga)


A. Konsep Penetapan Harga

Penetapan harga adalah tindakan untuk menetapkan nilai suatu produk atau layanan, atau penetapan harga terjadi ketika bisnis memutuskan berapa banyak pelanggan harus membayar untuk suatu produk atau layanan. Hal hal yang harus diperhatikan saat melakukan penetapan harga yaitu :

1. Identitas barang dan jasa 

2. Biaya barang dan jasa serupa di pasar

3. Audiens sasaran untuk siapa barang dan jasa diproduksi

4. Total biaya produksi (bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya mesin, transit, biaya persediaan, dll) 

5. Eksternal seperti aturan 

         Penetapan harga biasanya dilakukan dengan mengadakan percobaan untuk menguji pasarnya, apakah di pasar pentapan harga yang dilakukan menerima atau menolak. Apabila konsumen menerima penawaran tersebut, berarti harga yang ditetapkan sudah layak. Tetapi jika mereka menolak, biasanya harga itu akan diubah dengan cepat. Keputusan tentang penetapan harga tersebut perlu diintegrasikan dengan keputusan tentang barang. Hal ini disebabkan karena harga merupakan bagian dari penawaran suatu barang, seperti juga pada kemasan dan merk.

B. Tujuan Penetapan Harga

Terdapat beberapa tujuan produsen dalam menetapkan harga yaitu : 

1. Mendapatkan laba maksimum

Dalam praktek, terjadinya harga memang ditentukan oleh penjual dan pembeli. Makin besar daya beli konsumen, semakin besar pula kemungkinan bagi penjual untuk menetapkan tingkat harga yang lebih tinggi. Dengan demikian penjual mempunyai harapan untuk mendapatkan keuntungan maksimum sesuai dengan kondisi yang ada. 


2. pengembalian investasi yang ditargetkan atau pengembalian pada penjualan bersih

Harga yang dapat dicapai dalam penjualan dimaksudkan pula untuk menutup investasi secara berangsur-angsur. Dana yang dipakai untuk mengembalikan investasi hanya bisa diambilkan dari laba perusahaan, dan laba hanya bisa doperoleh bilamana harga jual lebih besar dari jumlah biaya seluruhnya.

3. Mencegah atau mengurangi persaingan

Tujuan mencegah atau mengurangi persaingan dapat dilakukan melalui kebijaksanaan harga. Hal ini dapat diketahui bilamana para penjual menawarkan barang dengan harga yang sama. Oleh karena itu persaingan hanya mungkin dilakukan tanpa melalui kebijaksanaan harga, tetapi dengan servis lain. Persaingan seperti itu disebut persaingan bukan harga (non-price competition).

4. Mempertahankan atau memperbaiki market share

Memperbaiki market share hanya mungkin dilaksanakan bilamana kemampuan dan kapasitas produksi perusahaan masih cukup longgar, disamping juga kemampuan di bidang lain seperti bidang pemasaran, keuangan, dan sebagainya. Dalam hal ini harga merupakan factor yang penting. Bagi perusahaan kecil yang mempunyai kemampuan sangat terbatas, biasanya penentuan harga ditujukan untuk sekedar mempertahankan market share. Perbaikan market share kurang diutamakan, lebih-lebih apabila persaingan sangat ketat.

C. Faktor faktor yang mempengaruhi penetapan harga

Terdapat beberapa faktor faktor yang mempengaruhi penetapan harga yaitu :

1. Target Pasar : Target pasar massal seharusnya menggunakan pendekatan yang berbeda daripada pasar terdiferensiasi. Begitu juga, pendekatan juga mungkin berbeda jika perusahaan menargetkan ceruk pasar

2. Jenis pasar sasaran produk kita : Untuk pasar baru, perusahaan mungkin akan memilih penetapan harga penetrasi. Perusahaan mengenakan harga yang lebih rendah untuk menghasilkan lebih banyak pelanggan yang membeli produk tersebut

3. Tren Permintaan : Perusahaan mungkin mempertimbangkan untuk menetapkan harga tinggi jika permintaan akan produknya sangat tinggi. Sebaliknya, selama penurunan permintaan, perusahaan mungkin akan menetapkan harga promosional dengan menawarkan insentif dan diskon lainnya untuk menjaga minat pelanggan. 

4. Harga produk pesaing : Jika pesaing mengenakan biaya yang jauh lebih sedikit, maka perusahaan mungkin juga menurunkan harga. Ketika para pemain berlomba menurunkan harga, itu dapat mengarah pada perang harga, yang mana cenderung merugikan semua pemain di pasar.

5. Siklus hidup produk : Perusahaan biasanya menggunakan strategi penetapan harga pasar sebelum mencapai tahap penurunan. Sebaliknya, menjelang akhir siklus hidup, produk mulai tergantikan secara bertahap karena digantikan oleh produk pesaing atau versi yang diperbarui oleh perusahaan yang sama.

D. Metode Penetapan Harga

Terdapat beberapa metode penetapan harga

1. Price Skimming : Strategi penetapan harga di mana perusahaan menetapkan harga jual yang tinggi pada awal menjual produk baru. Perlahan, ketika pelanggan bertambah, perusahaan akan menurunkan harga. Tujuan dilakukannya metode ini yaitu untuk memulihkan kondisi keuangan (pengeluaran) dan meningkatkan keuntungan dengan cepat. Metode ini hanya cocok untuk beberapa produk yang sangat terdiferensiasi atau merupakan penemuan baru. Contohnya Penetapan harga telepon genggam.

2. Penetapan Harga Penetrasi : Penetapan harga ini yaitu dengan menetapkan harga jual produk yang lebih rendah dari pesaing, tujuan utama penetapan harga penetrasi adalah untuk membangun basis pelanggan dan pangsa pasar. Ketika posisi pasar sudah mulai kuat, perusahaan akan secara perlahan menaikkan harga jualnya.

3. Penetapan Harga Diskriminasi : Penetapan harga ini dilakukan dengan cara perusahaan menetapkan harga yang bervariasi antar konsumen.

4. Penetapan Harga Berbasis Kompetitif : Ada kalanya perusahaan kecil mungkin harus menurunkan harganya untuk menyamai harga pesaing. Strategi penetapan harga berbasis persaingan dapat digunakan ketika hanya ada sedikit perbedaan antara produk dalam suatu industri.

5. Harga Diskon Sementara : Perusahaan kecil juga dapat menggunakan diskon sementara untuk meningkatkan penjualan. Strategi penetapan harga diskon sementara termasuk kupon, diskon penjualan, pengurangan harga musiman dan bahkan pembelian volume.


Metode yang paling efektif digunakan untuk usaha yang baru berdiri yaitu penetapan harga Penetrasi yaitu dengan menjual.produk lebih murah terlebih dahulu,  karena untuk menguasai pasar kita harus menguasai Konsumen terlebih dahulu.

E. Memonitor pergerakan harga, produk dan kebijakan distribusi untuk kebutuhan perusahaan

1. Kita melakukan identifikasi pasar : Dari data harga rata rata yg berlaku di pasar kita dapat menetapkan harga yang sesuai

2. Identifikasi Pesaing :Mengetahui karakteristik pesaing, karena pesaing merupakan hal yang paling berpengaruh dalam penetapan harga.

3. Memanfaatkan teknologi informasi : Ketika menjual suatu produk yang baru, kita harus mencari berbagai informasi mengenai harga produk yang sama dengan produk kita. Contoh kita melihat harga di shoopee, Tokopedia, dll.

4. Melakukan evaluasi di lingkungan internal perusahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SIB _ Rengginang

 Nama : Laelatus Safariyah Nim : 180321100112 Kelas : RAB D Produk Rengginang Alasan kami mengangkat produk rengginang sebagai produk ...